Minggu, 01 April 2012

Global Warming, Warning Untuk Penduduk Bumi


Pemanasan global merupakan dampak dari rangkaian fenomena yang saling terkait antara pertumbuhan penduduk yang  makin menjadi, peningkatan pemakaian sumberdaya alam, industrialisasi, konsumsi BBM yang makin lama makin meningkat, emisi, dan lain-lain. 
Menurut Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dalam kurun waktu mulai tahun 1990 sampai dengan 2005 telah terjadi kenaikan suhu bumi sebesar 0,13 – 0,15 derajad celcius, dan diperkirakan akan terus naik mencapai 4,2 derajad celcius pada tahun 2050 – 2070.  Lalu apa bahayanya?  Menurut para ilmuwan jika suhu bumi naik kira-kira 1,5 derajad celcius, maka akan terjadi kepunahan 20-30 persen dari spesies hewan dan tumbuhan.  Sungguh mengerikan.
Peningkatan suhu bumi mengakibatkan menghangatnya suhu air laut, yang tentu akan mengganggu kehidupan terumbu karang yang menjadi habitat ikan dan plankton.  Peningkatan suhu bumi juga menyebabkan melelehnya gletser dan mencairnya daratan es di kutub, yang menaikkan muka air laut.  Dan ini tentu akan sangat berdampak terhadap Indonesia yang merupakan negara kepulauan.
Dampak lainnya adalah potensi munculnya energi panas dan uap air berlebih di atmosfir yang berpotensi meningkatkan badai dan hujan. Dikhawatirkan kawasan basah akan semakin bawah dan makin terjadi banjir, sedangkan kawasan kering akan semakin kerontang saja. 
Dengan kondisi seperti ini, jangan pernah kita bermimpi untuk bisa kebal terhadap bahaya pemanasan global, karena jika itu terjadi tidak ada satu bagian bumipun yang bisa kebal terhadapnya. Lalu, masihkah kita akan berleha-leha merasa nyaman hidup di bumi ini dan membiarkan itu terjadi ?  Atau mulai beraksi, berusaha membendungnya dan menyelamatkan bumi ?  Yang akan terjadi tergantung dari pilihan kita.  *yd*


0 komentar: